Bagian Pelayanan Darah
Nasib darah setelah disadap akan melalui beberapa proses, salah satunya adalah pembuatan komponen darah. Darah segar utuh (whole blood) dapat dipisah-pisahkan dengan alat refrigerator centrifuge menjadi komponen darah merah padat, trombosit, plasma, dan anti hemofili faktor. Keuntungan terapi dengan komponen darah ini adalah bahwa orang sakit akan menerima jenis komponen darah yang dibutuhkan saja sehingga efek samping transfusi dapat diminimalkan.
Tiap kali pengambilan darah donor akan diambil pula sampel darah untuk dilakukan uji saring darah oleh laboratorium UTD PMI cabang Surabaya. Screening dikerjakan terhadap virus Hepatitis B, Hepatitis C, virus HIV, dan Sifilis yang bisa ditularkan melalui transfusi darah. Bila salah satu dari virus tersebut positif dengan kadar berapapun akan dilakukan pemanggilan ke donor yang bersangkutan dan akan dilakukan konseling donor. Darah yang terjangkit virus tidak akan dipakai/dibuang. Khusus mengenai virus HIV, UTD PMI cabang Surabaya telah bekerjasama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah Surabaya dan UTD Pusat Jakarta untuk melakukan pemeriksaan rujukan yang hasilnya dikembalikan ke UTD PMI cabang Surabaya.
Pemberian darah sebagai terapi bagi orang sakit sebelumnya akan diuji kecocokannya antara darah donor dan darah penderita. Uji ini dimaksudkan agar tidak terjadi reaksi transfusi yang bisa membahayakan jiwa si penerima darah.
Upaya kesehatan transfusi darah adalah upaya kesehatan yang bertujuan agar penggunaan darah memang benar-benar berguna bagi pemulihan kesehatan. Kegiatan ini mencakup rekruitmen donor, penyumbangan/pengambilan darah, penyimpanan darah secara aman, pemeriksaan uji saring, pemisahan darah menjadi komponen darah, pemeriksaan golongan darah, dan pemeriksaan uji kecocokan darah hingga darah sampai ke tangan penderita. Untuk melaksanakan tugas tersebut dibutuhkan sarana penunjang dan personil yang melaksanakannya, dengan rincian sebagai berikut :
Pengadaan dana menjadi penting untuk menjamin kelangsungan pengadaan darah yang berkualitas dan memenuhi standart WHO, sehingga UTD PMI menetapkan biaya penggantian pengolahan darah/service cost. Service cost di UTD PMI cabang Surabaya adalah sebagai berikut : RS Pemerintah : Whole Blood Rp 82..500,-Komponen Rp 107.500,- RS Swasta : Whole Blood Rp 127.500,- Komponen Rp 152.500,- |
Unit Transfusi Darah PMI Cabang Surabaya. Copyright 2004
developed by RADNET Surabaya