Unit Transfusi Darah PMI Cabang Surabaya

GAMBAR

 

Bagian Pelayanan Darah

  • Komponen darah

Nasib darah setelah disadap akan melalui beberapa proses, salah satunya adalah pembuatan komponen darah. Darah segar utuh (whole blood) dapat dipisah-pisahkan dengan alat refrigerator centrifuge menjadi komponen darah merah padat, trombosit, plasma, dan anti hemofili faktor. Keuntungan terapi dengan komponen darah ini adalah bahwa orang sakit akan menerima jenis komponen darah yang dibutuhkan saja sehingga efek samping transfusi dapat diminimalkan.

  • Serologi darah/blood screening/uji saring darah

Tiap kali pengambilan darah donor akan diambil pula sampel darah untuk dilakukan uji saring darah oleh laboratorium UTD PMI cabang Surabaya. Screening dikerjakan terhadap virus Hepatitis B, Hepatitis C, virus HIV, dan Sifilis yang bisa ditularkan melalui transfusi darah. Bila salah satu dari virus tersebut positif dengan kadar berapapun akan dilakukan pemanggilan ke donor yang bersangkutan dan akan dilakukan konseling donor. Darah yang terjangkit virus tidak akan dipakai/dibuang. Khusus mengenai virus HIV, UTD PMI cabang Surabaya telah bekerjasama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah Surabaya dan UTD Pusat Jakarta untuk melakukan pemeriksaan rujukan yang hasilnya dikembalikan ke UTD PMI cabang Surabaya.

  • Crossmatching/uji silang darah

Pemberian darah sebagai terapi bagi orang sakit sebelumnya akan diuji kecocokannya antara darah donor dan darah penderita. Uji ini dimaksudkan agar tidak terjadi reaksi transfusi yang bisa membahayakan jiwa si penerima darah.

  • Prosedur permintaan darah
  • Dokter yang merawat yang menentukan seorang pasien membutuhkan darah atau tidak
  • Membawa formulir permintaan darah yang telah diisi oleh dokter yang merawat disertai contoh darah dengan identitas yang jelas
  • Formulir dan contoh darah tersebut dikirim ke bank darah atau UTD PMI cabang Surabaya. Apabila persediaan darah seperti yang diminta tidak tersedia di UTD PMI cabang Surabaya/bank darah, keluarga penderita disarankan untuk mencari donor pengganti/donor keluarga.
  • Atas dasar permintaan dokter pihak UTD akan melakukan uji silang darah antara contoh darah donor dengan darah orang sakit yang memakan waktu 1 jam.
  • Pemeriksaan ini mutlak dilakukan walaupun golongan darah pasien sama dengan golongan darah donor. Bila dalam pemeriksaan tidak terdapat kelainan maka darah dapat diserahkan ke pasien, dan jika dalam pemeriksaan ditemukan kelainan atau ketidakcocokan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk mencari sebab kelainan tersebut.
  • Pengelolaan darah & biaya pengganti pengelolaan (service cost)

Upaya kesehatan transfusi darah adalah upaya kesehatan yang bertujuan agar penggunaan darah memang benar-benar berguna bagi pemulihan kesehatan. Kegiatan ini mencakup rekruitmen donor, penyumbangan/pengambilan darah, penyimpanan darah secara aman, pemeriksaan uji saring, pemisahan darah menjadi komponen darah, pemeriksaan golongan darah, dan pemeriksaan uji kecocokan darah hingga darah sampai ke tangan penderita. Untuk melaksanakan tugas tersebut dibutuhkan sarana penunjang dan personil yang melaksanakannya, dengan rincian sebagai berikut :

  • kantong darah
  • peralatan untuk mengambil darah
  • reagensia dan alat untuk uji saring darah, pemeriksaan golongan darah, uji silang darah.
  • alat-alat untuk menyimpan darah dan pembuatan komponen darah
  • pasokan untuk semua proses tersebut
  • petugas PMI yang mengerjakan proses tersebut

Pengadaan dana menjadi penting untuk menjamin kelangsungan pengadaan darah yang berkualitas dan memenuhi standart WHO, sehingga UTD PMI menetapkan biaya penggantian pengolahan darah/service cost. Service cost di UTD PMI cabang Surabaya adalah sebagai berikut :

RS Pemerintah : Whole Blood Rp 82..500,-
Komponen Rp 107.500,-
RS Swasta : Whole Blood Rp 127.500,-
Komponen Rp 152.500,-

Unit Transfusi Darah PMI Cabang Surabaya. Copyright 2004
developed by RADNET Surabaya