Indonesia kembali berduka. Setelah rangkaian gempa mengguncang Nabire, Papua dan Pulau Alor, NTT, kali ini gempa melanda Aceh dan Sumatera Utara. Gempa yang terjadi pada Minggu (26/12) juga diikuti dengan tsunami yang mengakibatkan ribuan korban meninggal
Peranan PMI Dalam Penanggulangan Korban gempa Aceh dan Sumut
Indonesia kembali berduka. Setelah rangkaian gempa mengguncang Nabire, Papua dan Pulau Alor, NTT, kali ini gempa melanda Aceh dan Sumatera Utara. Gempa yang terjadi pada Minggu (26/12) juga diikuti dengan tsunami yang mengakibatkan ribuan korban meninggal dan hilang.
Merespon bencana nasional tersebut, Palang Merah Indonesia telah mengerahkan 800 orang relawannya yang tersebar di Propinsi NAD.
Kegiatan yang dilakukan PMI di lokasi gempa Aceh sejak hari pertama kejadian bencana antara lain evakuasi, pertolongan pertama dan pendataan korban dan pengungsi, membuka dapur umum di lokasi pengungsian serta mendistribusikan bantuan.
Bantuan yang telah diberikan antara lain obat-obatan, 1000 hygiene kit, 1000 terpaulin/plastic sheet, kantong mayat yang disitribusikan kemarin. Selain evakuasi dan pertolongan pertama, PMI juga melakukan pendataan korban untuk pelayanan pencarian korban yang hilang (tracing and mailing service).
Kebutuhan bantuan yang mendesak untuk dipenuhi bagi korban diantaranya adalah :
· Bahan pangan siap saji dan makanan nutrisi tambahan untuk balita.
· Tenda
· Pakaian
· Sanitary kit
· Obat-obatan
· Kantong mayat
Untuk menyalurkan bantuan kepedulian masyarakat, PMI membuka rekening khusus korban Tsunami Sumatra dengan nomor sbb:
Kantor Pusat PMI, BCA Cabang Menara Bidakara Jakarta - No 450.666.000.9
Kantor PMI Cabang Kota Surabaya, BCA Cabang Pembantu Kertajaya - No. 152.032.1345
Posko Bencana Alam Aceh di Jl Sumatera no. 71 Surabaya yang nantinya di pool di Gedung Grahadi untuk dikirim ke Aceh langsung
Unit Transfusi Darah PMI Cabang Surabaya. Copyright 2004
developed by RADNET Surabaya