Unit Transfusi Darah PMI Cabang Surabaya

GAMBAR

 

SEJARAH BERDIRINYA UNIT TRANSFUSI DARAH PMI CAB SURABAYA

Pada tahun 1951 dipegang oleh dr. Pajma yang sebelumnya bernama" NERKAI " (Nederland Road Fl-nnis Afdefng Indonesia)

Dr. Pajma dibantu oleh oleh dr. Soeharjono pada tahun 1953-1954, dimana tempatnya dibantu oleh Laboratorium Kesehatan ( Gewestelyk Laboratorium ) yang terletak di pavilyun sebelah kiri tepatnya di jalan Karang Menjanngan Surabaya.

Dr. Soeharjono pada waktu itu masih sebagai dokter muda clan oleh dr. Pajma diserahi tugas untuk menangani donor donor dan apabila ada kasus yang sulit sulit dikonsulkan ke dr. Pajma.

Kalau sore hari laboratoriun kesehatan tutup sedangkan untuk permintaan darah dibawa ke rumah dr. Pajma namanya "Dinas Dermawan Darah " di jalan Kalimantan no. 18 Surabaya begitu seterusnya sampai dr. Suharyono lulus menjadi dokter. Kira-kira pada tahun 1955 Dinas Transfusi Darah mendapat tempat di jl. Embong Ploso 7-9 Surabaya sampai pada tahun 1964 dr. Pajma kembali ke Belanda dan kedudukannya digantikan oleh dr. Suharyono.

Pada waktu Konsulat Amerika membutuhkan darah Dinas Transfusi Darah membantu menyediakan darahnya, dan akhimya. Dinas Transfusi Darah mendapat bantuan berupa alat dari Konsulat Amerika.

Kira-kira pada tahun 1972 dr. Suharyono digantikan oleh dr. Alfcan (1972-1986). Pada waktu itu persediaan darah perhari t 12 botol yang diambil dari donor rutin. Calo darah pada waictn itu sudah ada dan beliau berusaha untuk mencegali nya dengan jalan kampanye clan cerarriah sampai keluar kota, Angkatan Udw - a, dan Kepolisian. Perluasan gedung juga dilakukan dengan membeli tanah disekitar lahan sebelumnya Kemajuan Dinas Transfusi Darah pada saat kepemimpinan dr. Alfian adalah

  • Peningkatan jumlah donor darah
  • Penambahan sarana laboratorium antara lain sentrifuse dan alat penyimpanan darah
  • Dimulainya pembuatan komponen darah
  • Pemasangan AC di ruangan
Setelah tahun 1986 dr. Alfian digantikan dr. Lukman Ichsan yang sudah bekei ja di PMI sejak 1974. Dengan meningkatnya jumlah permintaan darah maka diusahakmi pula peningkatan jumlah donor darah sukarela, serta bantuan dari para dermawan penambahan alat untuk pembuatan komponen darah dan tempat penyimpanan darah. Tahun 1988 Dinas Transfusi Darah diubah namanya. menjadi Pelayanan Usaha Transfusi Darah. Dengan petunjuk dan penambahan dari Bapak Ketua PMI Daerah Jawa Timur (Bpk. Tri Marjono, SH) tahun 1988 dibentuk tim perencanaan pembangunan gedung PUTD, dengan modal dasar 100 juta bantuan dari menteri sosial, 150 juta bantuan dari Surabaya Post, 250 juta dana dari PUTD sendiri, serta sumbangan dari beberapa dermawan sehingga keseluruhan dana sekitar 900 juta. Selama gedung PUTD dibangun yang memakan waktu hampir 1 tahun kegiatan PUTD dialihkan di Gedung TTS jalan Cokroaminoto 12 A Surabaya atas budi baik rektor ITS.

Dengan selesainya pembangunan gedung PUTD, ternyata masih perlu dilengkap1 dengan peralatan laboratorium yang canggih, sarana administrasi menggunakan komputer, pengaturan management, penambahan karyawan dan peningkatan sumber daya nianusia, yang kesemuanya itu membutuhkan dana tidak sedikit. Secara betahap

kegiatan diatas dapat dilaksanakan dengan baik sehingga pada tahun 1990 PUTD PMI cabang Surabaya merupakan gedung paling modern di Indonasia (komentar Bpk Ibnu Sutowo).

Tahun 1991 dr. Lukman Ichsan digantikan oleh dr. Roki0 Abdul Chalim sampai tahun 1998, dimasa kepemimpinan dr. Roki0 PUTD diubah namanya menjadi Unit Transfusi Darah PMI Cabang Surabaya- Tahun 1998 sampai sekarang dr. Nur Acmad Tjiptoprawiro menjadi kepala. Unit Transfusi Darah PMI Cabangr Kota Surabaya. Dengan meningkatnya jumlah permintaan darah dan tuntutan mutu layanan dari masyarakat pengguna darah, dirasakan perlunya membuka pelayanan Unit Transfusi Darah PMI cabang Surabaya selama 24 jam nonstop, 7 hari kerja selama seminggu. Mutu darah juga semakin diupayakan sesuai standar internasional dengan cara pengerjaan menggunakan SOP, work sheet, pengadaan alat-alat yang canggih, dan pengawasan ketat dari bagian quality control.

Kerjasama lintas sektoral dengan Rumah Sakit terutama di Surabaya, Salai Laboratorium Kesehatan Daerah, Dinas Kesehatan Daerah tingkat I dan II serta instansi-instansi yang terkait dijalin semakin erat untuk mempermudah sosialisasi program dan pelayanan.

Unit Transfusi Darah PMI Cabang Surabaya. Copyright 2004
developed by RADNET Surabaya